Ban Motor yang Cocok untuk Touring

Temukan ban motor yang cocok untuk touring untuk perjalanan jauh, stabil, aman saat hujan, dan tetap nyaman di jalan panas.

Pilih Ban Motor Touring yang Nyaman Dipakai Berjam-Jam, Bukan Sekadar Soal Awet

Saat perjalanan mulai terasa berat setelah beberapa jam di jalan luar kota, banyak pengendara baru sadar bahwa ban motor yang cocok untuk touring ternyata sangat mempengaruhi kenyamanan selama perjalanan jauh.

Awalnya motor masih terasa normal. Namun setelah melewati aspal panjang, tikungan dan jalan bergelombang tanpa jeda, karakter ban mulai terasa berbeda di tangan.

Ada ban yang tetap stabil saat kecepatan naik. Ada juga yang awalnya nyaman, tetapi mulai membuat tangan cepat lelah ketika touring masuk jam ketiga.

Di titik itu, kebanyakan pengendara biasanya tidak lagi mencari ban yang sekadar populer. Tapi yang dicari mulai lebih spesifik, yaitu ban yang benar-benar cocok dengan karakter perjalanan jauh.

Dalam kondisi seperti itu, banyak pengendara mulai lebih selektif mencari ban motor yang cocok untuk touring sesuai ritme perjalanan, beban motor, dan karakter jalan yang paling sering dilewati.

Ban yang Nyaman Dipakai Touring Jarak Jauh

Perjalanan touring membuat pengendara terus menerima getaran dari jalan dalam waktu lama. Karena itu, karakter ban biasanya mulai terasa jelas setelah motor dipakai beberapa jam tanpa banyak berhenti.

IRC Exato vs Dunlop TT900 untuk perjalanan santai

IRC Exato biasanya terasa cukup ringan saat motor dipakai touring santai dengan ritme kecepatan menengah.

Saat melewati jalan luar kota yang padat kendaraan, arah setangnya masih terasa mudah dikendalikan tanpa banyak tenaga tambahan di tangan.

Karakter ringan itu membuat IRC cukup nyaman dipakai perjalanan harian yang merambat ke luar kota.

Banyak pengendara biasanya mulai memahami bahwa karakter perjalanan jauh juga dipengaruhi cara memilih ban motor terbaik untuk harian dan touring sesuai kebutuhan motor.

Namun ketika perjalanan mulai panjang dan kecepatan dijaga stabil cukup lama, Dunlop TT900 biasanya terasa lebih tenang. Motor tidak banyak bergerak kecil saat melewati aspal panjang atau sambungan jalan yang kasar.

Getaran di setang juga terasa lebih halus ketika touring mulai masuk beberapa jam perjalanan. Karena itu Dunlop biasanya lebih cocok untuk pengendara yang sering touring jarak jauh dengan durasi cukup lama.

Ban yang Tetap Stabil Saat High Speed

Saat motor mulai dipakai cruising di jalan terbuka, karakter ban biasanya langsung berubah. Di kondisi seperti ini, kestabilan sering terasa lebih penting dibanding handling ringan.

Pirelli Diablo Rosso Sport saat cruising cepat
Pirelli Diablo Rosso Sport saat cruising cepat

Battlax BT39 vs Pirelli Diablo Rosso Sport saat cruising cepat

Battlax BT39 biasanya terasa lebih padat ketika motor mulai dipacu cukup tinggi di jalan lurus panjang. Saat melewati hembusan angin samping atau permukaan jalan bergelombang, motor masih terasa stabil tanpa banyak koreksi setang.

Karakter ini biasanya mulai terasa nyaman ketika touring dilakukan antar kota dengan ritme kecepatan yang cukup konsisten. Motor terasa lebih tenang sehingga badan tidak cepat tegang selama perjalanan.

Berbeda dengan Battlax, Pirelli Diablo Rosso Sport terasa lebih aktif saat motor mulai berpindah arah di tikungan panjang. Respon setangnya lebih cepat sehingga motor terasa lebih hidup ketika jalur touring mulai banyak belokan.

Namun karakter agresif itu terkadang membuat tangan lebih cepat lelah jika perjalanan dilakukan terlalu lama di jalan lurus.

Dalam kondisi seperti ini, perubahan kecil biasanya mulai terasa ketika pengendara jarang memperhatikan tekanan angin ban motor sebelum perjalanan jauh dimulai.

Ban yang Tetap Nyaman di Aspal Panas

Aspal panas sering membuat karakter ban berubah lebih cepat, terutama saat touring dilakukan siang hari dengan jarak perjalanan yang cukup panjang.

Michelin Roadtec vs Aspira Premio di perjalanan siang

Michelin Roadtec biasanya masih terasa konsisten ketika motor dipakai lama di jalan terbuka saat cuaca cukup panas.

Grip-nya tetap terasa stabil sehingga motor tidak mudah berubah arah ketika melewati aspal kasar di kecepatan menengah.

Karakter stabil itu membuat Michelin terasa nyaman untuk pengendara yang lebih mengutamakan kontrol dibanding respon setang yang terlalu agresif. Saat perjalanan mulai melelahkan, motor masih terasa tenang di tangan.

Sementara Aspira Premio biasanya terasa lebih ringan ketika motor dipakai perjalanan santai dengan ritme touring yang tidak terlalu tinggi.

Saat melewati jalan campuran antara aspal halus dan tambalan kasar, karakter bannya masih terasa cukup nyaman.

Namun ketika suhu jalan mulai sangat panas dan perjalanan berlangsung cukup lama, karakter Michelin biasanya terasa lebih konsisten dibanding ban dengan kompon yang lebih lunak.

Ban yang Aman Saat Hujan di Tengah Touring

Hujan sering menjadi bagian paling melelahkan saat touring. Di kondisi seperti ini, rasa aman biasanya jauh lebih penting dibanding sekadar handling sporty.

Michelin Pilot Street 2 vs IRC NR88 di jalan basah luar kota

Michelin Pilot Street 2 biasanya terasa lebih tenang ketika motor melewati marka jalan basah atau genangan tipis di jalur luar kota.

Saat kecepatan mulai diturunkan mendadak, arah setangnya masih terasa stabil tanpa banyak gerakan liar.

Karakter itu membuat Michelin cukup nyaman dipakai touring saat cuaca sulit diprediksi. Terutama untuk pengendara yang lebih mengutamakan rasa aman dibanding karakter ban yang terlalu agresif.

Sementara IRC NR88 terasa lebih empuk ketika motor melewati jalan basah dengan permukaan yang tidak rata. Getaran dari jalan rusak masih terasa cukup halus sehingga perjalanan tidak terlalu melelahkan di tangan.

Namun saat motor mulai dipacu lebih cepat di jalan basah, karakter Michelin biasanya terasa lebih stabil dibanding IRC.

Saat touring melewati hujan perjalanan, karakter alur ban biasanya mulai sangat terasa dan berkaitan langsung dengan fungsi pola tapak ban saat membuang air di permukaan jalan.

Ban yang Tetap Stabil Saat Membawa Barang dan Boncengan

Touring jarak jauh sering membuat motor membawa tambahan beban. Di kondisi seperti ini, karakter ban belakang biasanya mulai sangat terasa.

Maxxis Victra vs FDR Sport XR Evo untuk touring boncengan

Maxxis Victra biasanya terasa cukup stabil ketika motor membawa tas samping atau boncengan dalam perjalanan luar kota.

Saat melewati jalan bergelombang, ban belakang masih terasa menahan beban tanpa membuat motor mudah limbung.

Karakter ini membuat Maxxis cukup nyaman dipakai touring dengan barang bawaan yang tidak sedikit. Terutama untuk perjalanan menengah yang melewati kondisi jalan campuran.

Sementara FDR Sport XR Evo terasa lebih ringan ketika motor dipakai harian yang sesekali dipakai touring pendek. Respon setangnya masih terasa cukup lincah sehingga motor tidak terasa terlalu berat saat dipakai di jalan padat.

Namun ketika perjalanan mulai panjang dan beban motor bertambah, karakter Maxxis biasanya terasa lebih tenang dibanding FDR. Karena itu Maxxis lebih cocok untuk touring penuh dengan beban tambahan yang lebih berat.

FAQ

Apakah ban touring harus mahal?

Tidak selalu. Banyak ban kelas menengah yang sudah cukup nyaman untuk touring jika karakter bannya sesuai dengan gaya berkendara dan kondisi perjalanan.

Ban apa yang paling nyaman untuk touring jauh?

Ban dengan karakter stabil dan getaran halus biasanya lebih nyaman untuk perjalanan panjang dibanding ban yang terlalu agresif di handling.

Apakah ban harian bisa dipakai touring?

Bisa, terutama jika touring dilakukan santai dengan kecepatan menengah. Namun untuk perjalanan jauh, karakter ban touring biasanya lebih stabil dan tidak cepat melelahkan.

Ban touring lebih awet dibanding ban sporty?

Dalam banyak kondisi, iya. Ban touring biasanya memakai karakter kompon yang lebih stabil untuk perjalanan panjang dan suhu jalan yang berubah-ubah.

Kesimpulan

Memilih ban motor yang cocok untuk touring sebenarnya bukan sekadar mencari ban paling mahal atau paling populer di toko.

Yang paling terasa justru bagaimana karakter ban merespons perjalanan panjang, panas jalan, hujan dan beban motor selama touring berlangsung.

Saat ban mulai terasa stabil tanpa membuat badan cepat lelah, biasanya perjalanan jauh akan terasa jauh lebih nyaman meski motor dipakai berjam-jam di jalan luar kota.

Zul Habibi
Zul Habibi
Articles: 317